
Penelitian kolaborasi antara Universitas Muhammadiyah Gresik dan Bappeda Kabupaten Gresik ini menganalisis dampak industrialisasi terhadap masyarakat di Kecamatan Driyorejo, kawasan dengan konsentrasi industri tertinggi di Gresik (201 industri). Hasil penelitian menunjukkan adanya pengaruh signifikan industrialisasi terhadap kesehatan fisik (hipertensi, asma, asam lambung), psikologis (kecemasan, depresi, ketidakberdayaan), serta lingkungan (kualitas air limbah dan ketersediaan RTH). Rekomendasi penelitian menekankan pentingnya revisi zonasi industri dan permukiman sesuai regulasi, monitoring kualitas air dan udara secara rutin, peningkatan ruang terbuka hijau, serta penyediaan fasilitas kesehatan dan edukasi masyarakat. Kajian ini menegaskan perlunya pendekatan kolaboratif lintas sektor antara pemerintah, industri, dan masyarakat untuk meminimalkan risiko dampak industri sekaligus menjaga keseimbangan pembangunan berkelanjutan di Kabupaten Gresik.
Untuk membaca artikel lengkapnya, silahkan login terlebih dahulu
Belum punya akun? Daftar sekarang